Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PAC GP ANSOR BENJENG GELAR DOA BERSAMA MALAM KEMERDEKAAN dan SANTUNAN YATIM PIATU


Perjuangan tumpah Darah dan Nyawa yang di korbankan oleh para pahlawan akan menjadi catatan Sejarah yang terus kita abadikan sepanjang masa, karena berkat perjuangan para pahlawan itulah Bangsa Indonesia bisa Merdeka.



Pac GP Ansor Benjeng dalam rangka mengenang jasa para pahlawan serta merayakan hari kemerdekaan melakukan kegiatan Doa Bersama sekaligus santunan Yatim Piatu dan Tahlil untuk Mbah Maimoen Zubeir. Kegiatan yang dihadiri oleh -+ 500 jamaah dan juga anggota Ansor dan Banser dari berbagai Desa membuat acara menjadi lebih bersemarak dan bergemuruh dengan lagu Indonesia raya dan Syubbanul Wathon.

Kegiatan yang diawali dengan Istighosah, Tahlil, Sholawat Nabi, dan Kajian Aswaja serta santunan Anak yatim Piatu menjadi satu rangkaian Majlis.

Dalam Sambutannya Ketua Ranting NU Dusun Purworejo H.Khoirun, Menyampaikan bahwa Kemerdekaan Bangsa indonesia itu diraih atas Kehendak dan izin Allah Swt. Dengan ihktiar Nya para pejuang dan ulama serta kyai NU. maka sebagai warga NU patut Bersyukur atas kemerdekaan yang sudah diraih saat ini yang sudah berusia 74 tahun. Atas Nama pengurus Ranting NU memberikan Apresiasi kepada GP ANSOR yang telah menyelenggarakan kegiatan Doa Bersama malam kemerdekaan, mudah2an istiqomah dan insyaAllah Barokah. "Ucapnya"

Dalam kesempatan ini juga Ketua PAC GP.ANSOR Benjeng Menyampaikan dalam sambutan Nya, GP ANSOR itu mempunyai Dua Ujung Tombak Ampuh dalam rangka menjaga Aqidah Ahlussunnah waljamaah dan negara kesatuan Republik Indonesia. 2 Ujung tombak tersebut adalah Banser dan Rijalul Ansor.

Banser dan Rijalul Ansor harus ikut serta Menjaga kemerdekaan yang sudah diraih oleh para pahlawan, Ansor Banser harus mampu menjadi garda terdepan dalam rangka menjaga keutuhan negara kesatuan republik Indonesia. Terus Bergerak dan berjuang bersama para ulama dan para kyai, untuk melanjutkan dan mewarisi perjuangan Mbah Hasyim Asyari. "Ucap Sahabat Ludfi"

Kajian Aswaja yang di sampaikan oleh Ust. Muhlisin selaku ketua Rijalul Ansor menyampaikan bahwa Amaliyah NU mulai dr tawassul, Tahlil, Manaqiban, Istighosah, Ziarah Kubur Semuanya sesuai dengan tuntunan Al Qur.an dan Sunnah, semuanya juga ada Dalil Nya. Jadi tidak benar amaliyah itu dikatakan bidah atau syirik. Mereka boleh anti tahlil anti manaqib, anti ziarah kubur tapi kalau mereka sudah membidah dan mengkafir kafirkan maka kita tidak boleh diam harus kita lawan. Karena itu sangat bahaya untuk generasi kita nantinya.

Setelah kiswah dilajutkan kegiatan santunan yatim piatu oleh Ansor Benjeng peduli ABDI dengan memberikan bingkisan dan uang untuk anak yatim piatu didesa setempat. Semoga manfaat dan barokah.